SUMEDANG — Sebagai langkah strategis dalam mengevaluasi kualitas dan capaian pembelajaran, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Insan Desa kembali menyelenggarakan agenda evaluasi mutu pendidikan melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA) khusus bagi warga belajar jenjang Paket B (setara SMP). Kegiatan ini telah sukses dan lancar dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, yakni pada tanggal 11 hingga 12 April 2026.

Pelaksanaan ujian dipusatkan secara langsung di sekretariat PKBM Insan Desa yang berlokasi di Jalan Raya Gada-Jayamekar, Desa Cibugel, Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang. Tercatat, sebanyak 22 orang siswa Paket B berpartisipasi aktif dalam ujian ini. Guna memastikan ketertiban, kenyamanan, serta efektivitas pengawasan selama ujian berlangsung, pihak panitia penyelenggara menerapkan skema pembagian waktu menjadi dua sesi pada setiap harinya.
TKA ini dirancang secara komprehensif untuk mengukur kompetensi kognitif, daya nalar, serta sejauh mana daya serap warga belajar terhadap materi-materi esensial yang telah diajarkan selama periode akademik berjalan.
Kepala PKBM Insan Desa, Nina Mulyani, S.Kom., yang memantau langsung jalannya pelaksanaan ujian, menegaskan pentingnya agenda TKA ini sebagai tolak ukur keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di lembaganya.
“Tes Kemampuan Akademik ini merupakan instrumen vital bagi institusi kami. Tujuannya bukan semata-mata untuk menghakimi kemampuan siswa dengan angka atau nilai di atas kertas, melainkan untuk memetakan secara objektif kekuatan dan kelemahan pemahaman dari ke-22 warga belajar Paket B ini. Hasil dari TKA akan menjadi landasan evaluasi dan refleksi bagi para tutor kami dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan tepat sasaran di masa mendatang,” jelas Nina Mulyani.
Selama dua hari pelaksanaan, antusiasme dan kedisiplinan ke-22 warga belajar di kedua sesi terlihat sangat tinggi. Mereka hadir tepat waktu dan mengerjakan rangkaian soal ujian dengan penuh keseriusan dan integritas. Hal ini membuktikan bahwa meski menempuh pendidikan melalui jalur nonformal atau pendidikan kesetaraan, semangat juang dan etos belajar siswa PKBM Insan Desa tidak kalah kompetitif dibandingkan dengan siswa di jalur pendidikan formal pada umumnya.
Melalui konsistensi pelaksanaan agenda akademik yang terstruktur dan terukur seperti TKA ini, PKBM Insan Desa terus mengukuhkan komitmennya sebagai penyelenggara pendidikan yang berkualitas. Institusi ini terus berupaya memastikan bahwa setiap warga masyarakat di pedesaan berhak dan mampu mendapatkan akses pendidikan dasar yang layak, berstandar, dan berorientasi pada masa depan.
Lihat postingan ini di Instagram