Serunya Kegiatan PKBM Insan Desa Isi Liburan Edukatif dengan Pramuka dan Tadabur Alam

admin
4 Min Read

SUMEDANG – Menikmati hari libur tidak selalu identik dengan bersantai di rumah atau rebahan menatap layar gawai. Buktinya, puluhan warga belajar memilih cara yang jauh lebih produktif. Tepat pada Minggu (17/5/2026), mereka tampak antusias mengikuti kegiatan PKBM Insan Desa yang memadukan olahraga senam pagi, latihan kepemimpinan, kepramukaan, hingga tadabur alam bebas.

Buka Kegiatan PKBM Insan Desa dengan Olahraga Senam Bersama

Adapun lokasi acara luar ruang ini berpusat di Lapangan Cibubut, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel. Sejak pagi hari, peserta yang terdiri dari siswa kejar Paket B dan Paket C sudah memadati area lapangan dengan semangat tinggi. Sebelum masuk ke materi inti, panitia mengawali kegiatan PKBM Insan Desa ini dengan olahraga senam kebugaran.

Pada sesi ini, instruktur senam Iim Mastikah tampil energik memandu gerakan para peserta di lapangan. Langkah ini bertujuan untuk memanaskan otot fisik peserta sekaligus membangun suasana riang gembira. Selain itu, barisan para tutor juga turut berbaur mempraktikkan gerakan senam untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan meriah dan penuh keakraban.

Kepala PKBM Insan Desa, Nina Mulyani, S.Kom., menyampaikan bahwa pihak pengelola sengaja merancang program ini untuk membentuk fisik dan fondasi karakter siswa. Menurutnya, pendidikan non-formal tidak boleh hanya berfokus pada urusan akademik di dalam kelas saja. Lebih dari itu, institusi pendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk mencetak generasi yang sehat jasmani, tangguh, mandiri, dan memiliki kepekaan sosial terhadap lingkungan.

Gemblengan Mental Melalui Program Pembelajaran PKBM Insan Desa

Setelah keringat bercucuran usai senam, dinamika lapangan pun berlanjut pada latihan kepemimpinan dan kepramukaan. Kali ini, pemandu Adit Rafiudin Ihza tidak bekerja sendirian. Ia berkolaborasi dengan Bunda Siti Mariam yang turut bertindak sebagai pemandu ketangkasan. Keduanya bersinergi memberikan berbagai materi kepramukaan yang meramu unsur kedisiplinan ketat dengan permainan kelompok yang menyenangkan.

Selanjutnya, Adit dan Bunda Siti Mariam juga mengajak peserta melakukan tadabur alam, menyusuri area sekitar Lapangan Cibubut untuk mensyukuri keindahan alam sekaligus melatih ketahanan fisik mereka di ruang terbuka.

Sebagai hasilnya, para warga belajar terlihat sangat menikmati setiap tantangan edukatif yang para instruktur berikan. Mereka belajar bagaimana meruntuhkan ego individu demi bekerja sama dalam tim, memecahkan masalah dalam situasi terdesak, serta memupuk rasa percaya diri yang kuat.

Tujuan Pembelajaran dari Pelaksanaan Kegiatan PKBM Insan Desa

Tentu saja, agenda menyatu dengan alam ini bukanlah sekadar ajang rekreasi biasa, melainkan memiliki target pencapaian pedagogis yang terukur. Berikut adalah rumusan tujuan pembelajaran utama dari kegiatan PKBM Insan Desa hari ini:

  1. Meningkatkan Kebugaran Jasmani (Olahraga Senam): Menjaga kesehatan fisik dan stamina warga belajar agar tetap prima, sehingga mereka memiliki konsentrasi yang lebih baik saat mengikuti pembelajaran di kelas ke depannya.
  2. Meningkatkan Jiwa Kepemimpinan (Leadership): Melatih warga belajar agar berani mengambil inisiatif, merumuskan keputusan, dan memimpin kelompoknya dalam situasi yang dinamis di lapangan.
  3. Menumbuhkan Kedisiplinan dan Kemandirian: Menanamkan nilai-nilai dasar Dasadarma Pramuka, sehingga peserta belajar untuk menghargai waktu, menaati aturan kolektif, dan tidak bergantung pada orang lain.
  4. Membangun Kesadaran Spiritual dan Ekologis (Tadabur Alam): Mengajak peserta didik merenungi kebesaran Tuhan melalui observasi alam semesta. Oleh karena itu, rasa peduli untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup dapat tumbuh subur di dalam sanubari mereka.
  5. Mempererat Solidaritas Komunitas Belajar: Menciptakan ruang interaksi sosial yang positif untuk memecah kebekuan antara siswa Paket B, Paket C, dan para tutor di luar rutinitas pembelajaran formal.

Pada akhirnya, program unggulan seperti ini membuktikan bahwa pendidikan kesetaraan mampu menghadirkan kualitas pembelajaran karakter dan jasmani yang setara, bahkan melampaui pendidikan formal. Dengan demikian, institusi ini terus mengukuhkan perannya sebagai wadah pembelajar sepanjang hayat yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Lihat Keseruan Kami dalam foto-foto dibawah ini

Share This Article
Tidak ada komentar